Langsung ke konten utama

Tết


Banyak dari orang indonesia dan beberapa negara lain beranggapan bahwa Vietnam adalah versi kecil dari China (mini China), Anggapan itu ternyata sangat dibenci oleh orang vietnam itu sendiri.

Begitupun saat tanggal 1 Febuari, dimana hampir diberbagai belahan dunia merayakan "Lunar New Year" yang diidentikkan sebagai "Tahun baru china".

Di hari yang sama sekolah-sekolah, kantor-kantor di vietnam juga libur, warga vietnam tumpah ruah, tenggelam dalam euforia perayaan.

Namun saat aku mengucapkan selamat tahun baru china ke teman vietnamku, aku mendapatkan reaksi yang tak terduga, ia marah-marah sembari menjelaskan bahwa perayaan mereka tidak sama, mereka merayakan Tết!

Tidak cukup, bahkan ia pun sesumbar mengatakan bahwa perayaan lunar new year berasal dari negrinya sebelum akhirnya diadopsi oleh negri lain.

Sejenak aku tercengang, bingung, sekaligus kagum, ah! Happy Tet Day for you brother.

Terkirim dari Samsung Mobile

Postingan populer dari blog ini

Bad Neighbor

Di samping rumah ku terdapat dua rumah yang akses masuknya hanya bisa mealui perkarangan rumah kami. ilustrasi, source pixabay.com Konon menurut okasan dulunya pemilik ke dua rumah itu orang yang baik dan ramah. Hingga sampai suatu hari salah satu orang tua dari pemilik rumah meninggal dan rumahnya dijual oleh anaknya. Pembeli rumah tertarik untuk membeli rumah yang satunya & karena lagi butuh uang maka ia pun setuju untuk menjualnya. Kini ke dua rumah tersebut jadi milik satu keluarga. Mulanya orang tua pemilik rumah baru itu juga baik, tapi setelah beliau meninggal rumahnya ditempati oleh anak-anaknya yang tidak baik, sombong dan tidak tahu diri. Ingin rasanya aku mendamprak mereka tapi okasan selalu melarangnya karena nanti aku jadi sama buruknya dengan mereka. Entah kebetulan atau tidak seringkali saat merasa kesal sama mereka aku mendapatkan rizki yang tidak terduga dari Allah S.W.T dan kekesalan ku jadi hilang/berkurang subhanallah 😇.

Apakah menceritakan orang yang menganggu kita termasuk menggunjing?

  source image pixabay Dalam suatu riwayat diceritakan ada laki-laki mendatangi Rasulullah SAW untuk mengadukan tetangga yang sering mengganggunya dan Rasulullah SAW menyuruhnya untuk bersabar dan setelah keesokan harinya dia datang lagi untuk mengadukan hal yang sama maka Rasulullah SAW berkata “Keluarkan barang-barangmu, lalu letakkan di jalan!”. Ternyata nasihat itu sangat efektif karena setelah laki-laki itu mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW maka orang-orang mulai memperhatikan dan menanyakan kenapa bisa barang-barangnya dikeluarkan. lalu setelah dijelaskan oleh lelaki tersebut maka orang-orang pun turut bersimpati dan melaknati si tetangga usil itu “Ya Allah laknatilah ia!”. Hingga sampai ke si pengganggu itu dan dia berjanji tidak akan mengganggunya lagi. Dari riwayat diatas kita dapat menyimpulkan bahwa menceritakan tentang orang yang menganggu kita tidak sama dengan menggunjing. Sayangnya dijaman sekarang ketika kita di ganggu secara terus menerus dan ...

Very Few

Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.